Tokoh-tokoh penting yang perlu kamu tahu

  • This is default featured slide 1 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 2 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Biografi Taufik Ismail - Sastrawan Indonesia

Salah satu tokoh sastrawan indonesia yang masih hidup hingga sekarang adalah Taufik Ismail.  Beliau adalah sastrawan kelahiran Bukittinggi, penyair Angkatan '66, yang syair-syairnya mendapat berbagai macam penghargaan.

Beliau dibesarkan di Pekalongan. Lahir tanggal 25 Juni 1935,  beliau tumbuh dengan keluarga yang rata-rata berprofesi sebagai guru dan wartawan. Pengaruh kuat dari sekeliling itulah yang membuat Taufik juga mengikuti jejak menjadi guru, bahkan profesi wartawan pun pernah dikerjakannya.

Pendidikan

Masa-masa sekolah beliau dihabiskan di beberapa tempat. SD di Solo, Semarang dan Yogyakarta. Sementara SMP di Bukittinggi, dan SMA di Pekalongan. Beliau suka membaca sehingga memang bercita-cita menjadi sastrawan semenjak muda.  Namun dalam perkembangan, beliau memilih menjadi dokter hewan, sehingga memilih kuliah di FKHP-UI. Beliau lulus tahun 1963 namun gagal membuat usaha peternakan yang rencananya dibuka di satu pulai di Selat Malaka.

Selain kuliah di UI, beliau juga sempat mengenyam pendidikan di American Field Service International School, International Writing Program di University of Iowa, dan di Faculty of Languange and Literature, Mesir.


Sastrawan Indonesia
Jejak sastra beliau dimulai sejak SMA dengan sajak pertama yang berhasil dimuat di majalah Mimbar Indonesia dan Kisah. Sampai saat ini, Taufiq telah menghasilkan puluhan sajak dan puisi, serta beberapa karya terjemahan. Karya-karya Taufiq pun telah diterjemahkan ke berbagai bahasa, misalnya Arab, Inggris, Jepang, Jerman, dan Perancis.

Sebagai penyair, Taufiq telah membacakan puisinya di berbagai tempat, baik di luar negeri maupun di dalam negeri. Dalam setiap peristiwa yang bersejarah di Indonesia Taufiq selalu tampil dengan membacakan puisi-puisinya, seperti jatuhnya Rezim Soeharto, peristiwa Trisakti, dan peristiwa Pengeboman Bali. Ia bahkan sempat menulis puisi ketika kasus video Ariel Peterpan, Luna Maya, dan Cut Tari beredar. Dibidang musik, Taufik juga mahir menciptakan lagu. Ia bersama Bimbo, Chrisye, Ian Antono, dan Ucok Harahap menjalin kerjasama di bidang musik tahun 1974.

Karena menandatangani Manifes Kebudayaan, yang dinyatakan terlarang oleh Presiden Soekarno, ia sempat batal dikirim untuk studi lanjutan ke Universitas Kentucky dan Florida. Hal itu menyebabkan Taufiq dipecat sebagai pegawai negeri pada tahun 1964. Namun bagaimanapun, kenyataan tersebut tidak membuatnya putus asa dan berhenti berkarya.



Beberapa buku kumpulan puisi karya Taufik Ismail di antaranya adalah Malu (Aku) Jadi Orang Indonesia, Tirani dan Benteng, Tirani, Benteng, Buku Tamu Musim Perjuangan, Sajak Ladang Jagung, Kenalkan, Saya Hewan, Puisi-puisi Langit, Prahara Budaya:Kilas Balik Ofensif Lekra/PKI dkk, Ketika Kata Ketika Warna, Seulawah-Antologi Sastra Aceh, dan lain-lain.

Banyak puisinya dinyanyikan Himpunan Musik Bimbo, pimpinan Samsudin Hardjakusumah, atau sebaliknya ia menulis lirik buat mereka dalam kerja sama. Iapun menulis lirik buat Chrisye, Yan Antono (dinyanyikan Ahmad Albar) dan Ucok Harahap. Menurutnya kerja sama semacam ini penting agar jangkauan publik puisi lebih luas.

Bosan dengan kecenderungan puisi Indonesia yang terlalu serius, di awal 1970-an menggarap humor dalam puisinya. Sentuhan humor terasa terutama dalam puisi berkabar atau narasinya. Mungkin dalam hal ini tiada teman baginya di Indonesia. Antologi puisinya berjudul Rendez-Vous diterbitkan di Rusia dalam terjemahan Victor Pogadaev dan dengan ilustrasi oleh Aris Aziz dari Malaysia (Rendez-Vous. Puisi Pilihan Taufiq Ismail. Moskow: Humanitary, 2004.). Di deretan jejak langkah Taufiq yang panjang tersebut, penyair dan kritikus sastra Indonesia Saut Situmorang memberitakan dalam media sastra yang diempunya bersama Katrin Bandel, Boemipoetra, bahwa Taufiq melakukan aksi plagiarisme atas karya penyair Amerika bernama Douglas Malloch (1877 – 1938) berjudul Be the Best of Whatever You Are.

Atas karya-karyanya itu, Taufik Ismail sudah dianugerahi beberapa penghargaan seperti t Anugerah Seni dari Pemerintah (1970), Cultural Visit Award dari Pemerintah Australia (1977), South East Asia Write Award dari Kerajaan Thailand (1994), Penulisan Karya Sastra dari Pusat Bahasa (1994). Dua kali ia menjadi penyair tamu di Universitas Iowa, Amerika Serikat (1971-1972 dan 1991-1992), lalu pengarang tamu di Dewan Bahasa dan Pustaka, Kuala Lumpur (1993).

Baca juga biografi sastrawan Indonesia lainnya  :  Biografi W. S Rendra

Kritik Lagu Padamu Negeri
Saat menghadiri acara silaturahmi Iluni Bangkit untuk Keadilan di Taman Lingkar Universitas Indonesia, Jumat, 27 Januari 2017, beliau mengkritik lagu wajib nasional "Padamu Negeri (Bagimu Negeri)". Dia menyebut lagu ciptaan Kusbini tersebut menyesatkan.

Secara umum beliau mengapresiasi isi lirik lagu tersebut. Namun, beliau menilai dua baris terakhir, yakni "bagimu negeri jiwa raga kami" sangat bermasalah.

"Jiwa raga ini diberi karunia oleh Allah SWT, yang Maha Pencipta, dan jiwa ini kembali kepada Allah SWT, tidak pada yang lain," kata Taufik.

Lirik "Padamu Negeri" terdengar patriotik. Namun dia menyebut lirik tersebut sesat.
"Salah sekali (lirik yang itu), istilah ini musyrik," ucap Taufik.

Kasus Penodaan Agama Islam
Taufik Ismail juga turut dalam mengawal sidang ketujuh kasus penodaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Penyair ini membacakan puisi di mimbar bebas unjuk rasa anti Ahok di luar sidang gubernur Jakarta itudengan mengenakan jas Parmusi (Persaudaraan Muslimin Indonesia), membacakan puisi dan berpidato. Ia menuding, sedang ada gerakan menyudutkan ulama sebagaimana terjadi tahun 1965.


Share:

Biografi Asma Nadia - Novelis & Sastrawan Indonesia

Asma Nadia adalah salah satu sastrawan Indonesia, seorang penulis novel yang produktif dan juga pencipta best-seller di Indonesia. Ia menggemari karya-karya Putu Wijaya, Taufik Ismail, dan penulis Rusia, Anton Chekhov,

Asma lahir Jakarta, 26 Maret 1972, ialah anak kedua dari pasangan Amin Usman dari Aceh dan Maria Eri Susanti seorang mualaf keturunan Tiongkok yang berasal dari Medan.  Ia adalah anak kedua dari tiga saudara yang juga merupakan penulis. Helvy Tiana Rosa, dan seorang adik bernama Aeron Tomino.
Sebelum sang ayah, Amin Usman, mencapai puncak karier sebagai pencipta lagu, Asma sekeluarga harus hidup berpindah-pindah dari satu rumah sewa ke rumah sewa lainnya di Jakarta. Menahan rasa lapar akibat kondisi finansial yang kurang baik juga pernah mereka alami. Meski cuma makan nasi pakai garam, Asma dan saudara-saudaranya tetap menikmati makanannya karena disuapi oleh sang ibu.

Di tengah keterbatasan itu, Asma memperhatikan kebiasaan ibunya dalam memuliakan buku. Tiap malam, sang ibu menulis buku harian. Ia juga mencontohkan kepada anak-anaknya untuk menyampul buku-buku mereka dengan sampul plastik atau kertas minyak. Buku juga jadi pelipur lara saat Asma kecil harus bolak-balik ke rumah sakit untuk perawatan kesehatan.


Sejak kelas 1 SD, Asma  didera gegar otak, gangguan paru-paru dan jantung, serta tumor. Sang Ibu sering membelikan buku cerita legenda rakyat agar Asma  tidak bosan di rumah sakit

Ia menikah dengan Isa Alamsyah yang juga seorang penulis. Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai dua anak yang bernama Eva Maria Putri Salsabila dan Adam Putra Firdaus. Anak mereka juga menekuni karier sebagai penulis.

Karier
Asma Nadia besekolah di SMA 1 Budi Utomo, Jakarta lalu melanjutkan kuliahnya di  Fakultas Teknologi Pertanian di Institut Pertanian Bogor. Namun ia sakit sehingga tidak bisa menjalani kuliah. karena itu, ia lalu menjalani kesehariannya dengan menulis. Hasil-hasil tulisannya kemudian dikirimkan ke beberapa media.  cerpennya yang berjudul Imut dan Koran Gondrong pernah meraih juara pertama Lomba Menulis Cerita Pendek Islami (LMCPI) tingkat nasional yang diadakan majalah Aninda pada tahun 1994 dan 1995.

Selain menulis cerita fiksi, ia juga aktif menulis lirik lagu. Sebagian lirik lagunya terdapat di album Bestari I (1996), Bestari II (1997), dan Bestari III (2003), Snada The Prestation, Air Mata Bosnia, Cinta Ilahi, dan Kaca Diri. Ia pernah mengikuti Pertemuan Sastrawan Nusantara XI di Brunei Darusalam, bengkel kerja kepenulisan novel yang diadakan Majelis Sastra Asia Tenggara (Mastera). Dari hasil kegiatan kepenulisan Mastera, ia menghasilkan novel yang berjudul Derai Sunyi. Sebagai anggota ICMI, Asma Nadia juga pernah diundang untuk mengisi acara bengkel kerja kepenulisan yang diadakan ICMI, orsat Kairo.

Kesibukannya selain sebagai penulis fiksi, ia memimpin Forum Lingkar Pena, sebuah forum kepenulisan bagi penulis muda yang anggotanya hampir ada di seluruh provinsi di Indonesia. Asma juga sering menjadi pemandu acara pada acara yang bernuansa keislaman. Kini, Asma juga aktif dengan pekerjaannya sebagai direktur Yayasan Prakasa Insan Mandiri (Prima). Ia juga sibuk mengadakan berbagai paket kegiatan anak melalui prime kids dan memberi kursus bahasa Inggris.

Karena karya-karyanya, ia pernah mendapat berbagai penghargaan. Selain menulis, Asma sering diminta untuk memberi materi dalam berbagai lokakarya yang berkaitan dengan penulisan dan feminisme, baik di dalam dan di luar negeri. Pada tahun 2009 dalam perjalanannya keliling Eropa setelah mendapatkan undangan writers in residence dari Le Chateau de Lavigny (Agustus - September 2009), ia sempat diundang untuk memberikan seminar dan wawancara kepenulisan di PTRI Jenewa, Masjid Al Falah Berlin (bekerja sama dengan FLP dan KBRI di sana), KBRI Roma, Manchester (dalam acara KIBAR Gathering), dan Newcastle.


Sejak awal tahun 2009, ia merintis penerbitan sendiri dengan nama Asma Nadia Publishing House. Beberapa bukunya yang telah diadaptasi menjadi film adalah Emak Ingin Naik Haji, Rumah Tanpa Jendela dan Assalamualaikum Beijing. Seluruh royalti dari buku Emak Ingin Naik Haji disumbangkannya untuk sosial dan kemanusiaan, khususnya membantu mewujudkan impian kaum Islam untuk menunaikan ibadah haji, tetapi kurang mampu. Ia juga berprofesi sebagai penulis tetap di kolom resonansi Republika setiap Sabtu.
Asma Nadia juga meraih Anugerah Adikarya Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) dalam bidang Pengarang Fiksi Remaja Terbaik tahun 2001, 2002, dan 2005

Ia pernah menjadi satu dari 35 penulis dari 31 negara yang diundang untuk menjadi penulis tamu dalam Iowa International Writing Program, di sana ia sempat berbagi tentang Indonesia dan proses kreatifnya dalam menulis dengan pelajar dan mahasiswa serta kaum tua di Amerika Serikat. Selain memenuhi undangan membaca cerpen yang telah diterjemahkan ke bahasa Inggris, karyanya terpilih untuk ditampilkan dalam adaptasi ke pentas teater di Iowa, selain berkolaborasi dengan aktor tunarungu Amerika Serikat dalam pementasan di State Department, Washington D.C.

baca juga : Biografi Sastrawan Indonesia Andrea Hirata

Asma Nadia juga mendirikan perpustakaan gratis untuk kaum duafa bernama Rumah Baca Asma Nadia. Hingga saat ini, sudah berdiri 184 perpustakaan yang tersebar di Jawa, Sumatra, Kalimantan, Irian Jaya, dan Hong Kong.

Asma Nadia menulis setiap hari. baginya, menulis merupakan ibadah. Menulis bisa memberi inspirasi kepada orang lain. Menulis dapat memberikan nilai-nilai edukasi tentang kebaikan dan kebenaran dalam berbagai hal. Orang yang membaca karyanya bisa mendapat pencerahan. Menulis akan menjadi ladang amal meskipun ajal menjemput. Biasanya, sebelum menulis, ia terbiasa mengambil wudu terlebih dahulu. Sebagai penulis, Asma Nadia setidaknya sudah menghasilkan 50 buku, enam film layar lebar, dan tiga serial televisi. Ia konsisten ‘merekam’ dan menyuarakan ketidakadilan terhadap wanita.

Ia menggemari seni fotografi, dan telah menjelajah 59 negara dan 270 kota di dunia. Melalui Yayasan Asma Nadia, ia merintis Rumah Baca Asma Nadia yang tersebar di seluruh Indonesia, rumah baca sederhana yang beberapa di antaranya memiliki sekolah dan kelas komputer serta tempat tinggal bagi anak yatim secara gratis untuk membaca dan beraktivitas bagi anak-anak dan remaja yang kurang mampu. Saat ini, ada 140 perpustakaan yang dikelola bersama relawan untuk kaum yang kurang beruntung dan tidak mampu

dari berbagai sumber
Share:

Biografi John F Kennedy - Pemimpin Dunia

Biografi John F Kennedy, presiden Amerika Serikat periode 1961 – 1963.

John F Kennedy adalah presiden Amerika termuda kedua. Ia mengawasi salah satu momen paling penting dalam Perang Dingin (Krisis Misil Kuba) dan berusaha untuk menegaskan keyakinan Amerika dalam hal hak asasi manusia dengan menyerukan undang-undang hak-hak sipil dan upaya untuk mengurangi kemiskinan. Kennedy dibunuh di November 22, 1963 - kematian tragis yang mengejutkan Amerika dan dunia.
Lahir pada bulan Mei tahun 1917, John F. Kennedy berasal dari keluarga politik terkenal; ayahnya Joseph Kennedy adalah anggota terkemuka dari Partai Demokrat, dan Joseph mendorong John F. Kennedy di ambisi politiknya setelah perang.

John lulus dari Harvard setelah menyelesaikan tesis tentang " Appeasement in Munich" Tesisnya kemudian diubah menjadi sebuah buku yang sukses - Why England Slept.c

Sebelum America bergabung dalam perang, John bergabung dengan Angkatan Laut dan melihat aksi di seluruh teater Pasifik. Pada bulan Agustus tahun 1943, kapalnya ditabrak oleh kapal perusak Jepang 'Amagiri'. John F Kennedy kemudian dengan berani berusanya menyelamatkan sesama awak. Dia juga dianugerahi Purple Heart untuk sebuah insiden yang kemudian terjadi dalam perang.

Pada tahun 1946, dia memenangkan kursi di Boston untuk US House of Representatives, dan pada tahun 1952 membuat dirinya terpilih menjadi anggota Senat AS, mengalahkan incumbent dari Partai Republik.
Pada tahun 1953, ia menikah dengan Jacqueline Lee Bouvier . Pada tahun 1957 ia dianugerahi Hadiah Pulitzer untuk biografi bukunya 'Profiles in Courage' sebuah buku tentang Senator AS yang berdiri untuk keyakinan pribadi mereka.


Pada tahun 1956, ia hampir dipilih menjadi calon Wakil Presiden untuk kandidat Adlai Stevenson. Eksposur nasional mengangkat profilnya, dan pada tahun 1960 ia terpilih menjadi nominasi Partai Demokrat untuk Kepresidenan.

Pada tahun 1960, dalam pemilihan yang sangat ketat, John F. Kennedy menang tipis  dari seorang Republik, Richard Nixon. Itu adalah pemilihan paling mengesankan dengan jutaan orang terpaku pada TV yang menyiarkan berita pre pemilihan. John F Kennedy tampil sangat baik di TV, tampak lebih santai dan profesional di depan kamera.

Ini adalah pertama kalinya seorang Katolik Roma terpilih sebagai presiden. Hal ini menjadi masalah besar di Amerika di mana banyak orang Protestan tidak percaya dengan prospek Amerika dipengaruhi oleh Vatikan. Dia harus meyakinkan pemilih ia bukan calon Katolik untuk Kepresidenan, tapi seseorang berdiri untuk Presiden yang kebetulan menjadi seorang Katolik.

Selama pelantikannya, JFK memberikan pidato yang mengesankan, di mana ia terkenal mendorong warga untuk membantu bangsa menjadi kuat lagi.

“Ask not what your country can do for you — ask what you can do for your country.”

Dia juga menyerukan internasionalisme yang lebih besar.

“We will make clear that America’s enduring concern is for both peace and freedom; that we are anxious to live in harmony with the Russian people; that we seek no conquests, no satellites, no riches; that we seek only the day when ‘nation shall not lift up sword against nation, neither shall they learn war any more.”

Pada tahun 1961, Kennedy memerintahkan invasi Bay of Pigs di Kuba. Namun, invasi ini mengalami kegagalan yang mengarah ke negosiasi memalukan dengan Fidel Castro  di Kuba.

Pada tahun 1962, dunia begitu dekat dengan perang nuklir selama Krisis Misil Kuba. Uni Soviet memindahkan rudal ke Kuba. Banyak orang militer Amerika yang tertarik pada serangan udara di pangkalan rudal, tetapi Kennedy memilih pendekatan diplomatik dengan lebih berhati-hati. Dia menemukan cara untuk menawarkan jalan keluar pada Khrushchev tanpa kehilangan muka, sambil memastikan rudal telah dihapus dari Kuba.

Ich Bin Ein Berliner 

Pada bulan Juni 1963, Kennedy membuat pidato yang mengesankan di Berlin Barat. Dia mengkritik Soviet sehubungan dengan tembok yang memecah belah Jerman. Dia menyatakan,

“Freedom has many difficulties and democracy is not perfect, but we have never had to put a wall up to keep our people in.”

John F Kennedy dibunuh pada November 1963. Lee Harvey Oswald ditangkap dan diadili atas pembunuhan itu. Namun, sebelum ia bisa mencapai persidangan, Lee Harvey Oswald sendiri dibunuh oleh Jack Ruby. Lee Harvey Oswald selalu mengaku tidak bersalah dan banyak yang percaya pembunuhan itu adalah konspirasi yang lebih luas.

Demikianlah biografi singkat John F Kennedy, presiden Amerika Serikat periode 1961 – 1963.
Share:

Biografi Ibu Teresa - Biarawati Roma Penerima Nobel

Biografi Ibu Teresa - Biarawati Roma Penerima Nobel

Ibu Teresa (1910-1997) adalah seorang biarawati Katolik Roma yang mengabdikan hidupnya untuk melayani orang miskin dan melarat di seluruh dunia. Dia menghabiskan waktu bertahun-tahun di Calcutta, India di mana dia mendirikan Misionaris Cinta Kasih, sebuah kongregasi religius yang ditujukan untuk membantu mereka yang membutuhkan. Pada tahun 1979, Ibu Teresa dianugerahi Hadiah Nobel Perdamaian dan menjadi simbol amal, kerja tanpa pamrih. Pada tahun 2016, Ibu Teresa dikanoisasi oleh Gereja Katolik Roma sebagai Saint Teresa.

“It is not how much we do,
but how much love we put in the doing.
It is not how much we give,
but how much love we put in the giving.”
– Mother Teresa


Teresa lahir pada tahun 1910 di Skopje, ibukota Republik Makedonia. Sedikit yang diketahui tentang kehidupan awal, tapi di usia muda, ia merasa terpanggil untuk menjadi biarawati dan melayani melalui membantu orang miskin. Pada usia 18, dia diberi izin untuk bergabung dengan sekelompok biarawati di Irlandia.

Setelah beberapa bulan pelatihan, dengan Sisters of Loreto, dia kemudian diberi izin untuk melakukan perjalanan ke India. Dia mengambil sumpah agama resminya pada tahun 1931 dan memilih untuk diberi nama setelah St Therese of Lisieux- santo pelindung para misionaris.

Pada kedatangannya di India, dia mulai dengan bekerja sebagai seorang guru; Namun, kemiskinan yang meluas dari Calcutta membuat kesan yang mendalam pada dirinya, dan ini menyebabkan dia memulai suatu tatanan baru yang disebut "The Missionaries of Charity". Tujuan utama dari misi ini adalah untuk menjaga orang-orang yang tidak punya siapa-siapa lagi yang bisa menjaga mereka. Ibu Teresa merasa bahwa melayani orang lain adalah prinsip dasar ajaran Yesus Kristus.


Dia sering menyebutkan perkataan Yesus,
“Whatever you do to the least of my brethren, you do it to me.”

Seperti Ibu Teresa mengatakan dirinya:
“Love cannot remain by itself – it has no meaning. Love has to be put into action, and that action is service .” – Mother Teresa

Ibu Teresa mengalami dua periode traumatis di Calcutta. Yang pertama adalah kelaparan Bengal tahun 1943 dan yang kedua adalah kekerasan Hindu/ Muslim pada tahun 1946, sebelum partisi India. Pada tahun 1948, dia meninggalkan biara untuk hidup penuh waktu di antara tempat termiskin di Calcutta. Dia memilih untuk memakai sari India putih, dengan pinggiran biru, untuk menghormati pakaian tradisional India. Selama bertahun-tahun, Ibu Teresa dan sekelompok kecil rekan biarawati bertahan atas penghasilan minimal dan makanan yang minim, sering harus mengemis untuk dana. Tapi, perlahan-lahan usahanya untuk daerah termiskin ini dicatat dan dihargai oleh masyarakat setempat dan politisi India.

Pada tahun 1952, dia membuka rumah pertama untuk ornag-orang sekarat, yang memungkinkan orang untuk mati dengan bermartabat. Ibu Teresa sering menghabiskan waktu dengan orang-orang yang sedang sekarat. Beberapa telah mengkritik kurangnya perhatian medis yang tepat, dan penolakan mereka untuk memberikan obat penghilang rasa sakit.

Karyanya tersebar di seluruh dunia. Pada tahun 2013, ada 700 misi yang beroperasi di lebih dari 130 negara. Ruang lingkup kerja mereka juga diperluas untuk mencakup panti asuhan dan rumah sakit khusus bagi mereka dengan penyakit terminal.

“Not all of us can do great things. But we can do small things with great love.”- Ibu Teresa

Ibu Teresa tidak pernah berusaha untuk mengkonversi orang-orang dari agama lain. Mereka yang dia rawat ritual sesuai dengan agama mereka sendiri. Namun, Ibu teresa memiliki iman Katolik yang sangat tegas dan bersikap snagat tegas tentang aborsi, hukuman mati dan perceraian - bahkan jika posisinya tidak populer. seluruh hidupnya dipengaruhi oleh iman dan agamanya, meskipun kadang-kadang dia mengaku dia tidak merasakan kehadiran Allah.

Missionaries of Charity kini memiliki cabang di seluruh dunia termasuk cabang di negara maju di mana mereka bekerja dengan para tunawisma dan orang yang terkena AIDS. Pada tahun 1965, organisasi menjadi International Religious Family dengan Keputusan Paus Paulus VI.

Pada tahun 1960, kehidupan Ibu Teresa dibawa ke perhatian publik yang lebih luas oleh Malcolm Muggeridge dengan menulis sebuah buku dan memproduksi sebuah film dokumenter yang disebut "Sesuatu yang indah untuk Allah".

Pada tahun 1979, Ibu Teresa dianugerahi Hadiah Nobel Perdamaian "untuk pekerjaan yang dilakukan dalam perjuangan untuk mengatasi kemiskinan dan kesusahan, yang juga merupakan ancaman bagi perdamaian." Dia tidak menghadiri perjamuan seremonial tetapi meminta bahwa dana $ 192.000 diberikan kepada orang miskin.

Dalam beberapa tahun kemudian, dia lebih aktif di negara-negara maju di Barat. Dia berkomentar bahwa meskipun Barat adalah material makmur, sering ada kemiskinan spiritual.

“The hunger for love is much more difficult to remove than the hunger for bread.”- Ibu Teresa

Ketika dia ditanya bagaimana untuk mempromosikan perdamaian dunia, dia menjawab, "Pulanglah dan mencintai keluarga Anda".

Selama dua dekade terakhir hidupnya, Ibu Teresa menderita berbagai masalah kesehatan, tapi tidak ada yang bisa menghalangi dia dari memenuhi misinya melayani yang miskin dan membutuhkan. Sampai penyakit parah terakhirnya, dia masih aktif dalam perjalanan keliling dunia untuk berbagai cabang Missionaries of Charity

 Selama beberapa tahun terakhir, dia bertemu Putri Diana di Bronx, New York. Keduanya meninggal dalam waktu seminggu satu sama lain.

Setelah kematian Ibu Teresa, Vatikan memulai proses beatifikasi, yang merupakan langkah kedua dalam perjalanan ke kanonisasi dan kesucian. Ibu Teresa secara resmi dibeatifikasi pada bulan Oktober 2003 oleh Paus Yohanes Paulus II . Pada bulan September 2015, Paus Francis menyatakan:

“Mother Teresa, in all aspects of her life, was a generous dispenser of divine mercy, making herself available for everyone through her welcome and defense of human life, those unborn and those abandoned and discarded,”

“She bowed down before those who were spent, left to die on the side of the road, seeing in them their God-given dignity. She made her voice heard before the powers of this world, so that they might recognize their guilt for the crime of poverty they created.”


Ibu Teresa adalah seorang santo hidup yang menawarkan contoh  bagus dan inspirasi bagi dunia.

Penghargaan yang diberikan kepada Ibu Teresa
•    Pope John XXIII Peace Prize pertama. (1971)
•    Kennedy Prize (1971)
•    The Nehru Prize –“for promotion of international peace and understanding”(1972)
•    Albert Schweitzer International Prize (1975),
•    Hadiah Perdamaian Nobel (1979)
•    Negara Presidential Medal of Freedom (1985)
•    Medali Emas Kongres (1994)
•    U Thant Penghargaan Perdamaian 1994
•    kewarganegaraan kehormatan dari Amerika Serikat (November 16, 1996),

Demikianlah  biografi singkat Ibu Teresa, satu dari 100 orang berpengaruh di dunia.

Share:

Biografi Abraham Lincoln, Pemimpin Dunia

Biografi Abraham Lincoln, Presiden Amerika

“With malice toward none; with charity for all; with firmness in the right, as God gives us to see the right, let us strive on to finish the work we are in; to bind up the nation’s wounds…. ”

– Abraham Lincoln

Abraham Lincoln lahir tanggal 12 Februari 1809, di Hardin Country, Kentucky. Cara pengasuhan keluarganya sangat sederhana dengan orang tuanya berasal dari Virginia yang tidak kaya atau terkenal. Pada usia dini, Abraham kehilangan ibunya, dan ayahnya pindah ke Indiana. Abraham harus bekerja membelah kayu dan juga pekerjaan manual lainnya. Tapi, Abraham memiliki keinginan besar untuk belajar dan bekerja sangat keras untuk bisa unggul dalam studinya. Potensi ini membuatnya menjadi pengacara yang terlatih. Ia menghabiskan waktu delapan tahun untuk bekerja di Illinois court circuit. Ia juga memiliki rasa humor yang baik walau banyak yang mencela penampilannya.

“If I were two-faced, would I be wearing this one?” 

Abraham menikah dengan Mary Todd dan memiliki empat anak, meski tiga meninggal sebelum mencapai dewasa.

Sebagai pengacara, Abraham memiliki kapasitas untuk berpikir cepat dan pidato. Minatnya dalam isu-isu publik mendorong ia untuk memiliki jabatan publik. Pada tahun 1854, ia terpilih dalam House of Representatives, dan ia mencoba untuk mendapatkan nominasi pada Senat di tahun 1858. Meskipun ia kalah dalam pemilihan ini, kemampuan debat nya menyebabkan ia terkenal dalam partai Republik. Secara khusus, selama kampanye ini, ia memberikan salah satu pidatonya terbaiknya.

“A house divided against itself cannot stand. I believe this government cannot endure, permanently, half slave and half free. I do not expect the Union to be dissolved — I do not expect the house to fall — but I do expect it will cease to be divided. It will become all one thing or all the other. Either the opponents of slavery will arrest the further spread of it, and place it where the public mind shall rest in the belief that it is in the course of ultimate extinction; or its advocates will push it forward, till it shall become lawful in all the States, old as well as new — North as well as South” (House Divided)

Dalam pidato House Divided ini, Lincoln meramalkan bahwa perbudakan memiliki potensi untuk memecah bangsa.

Reputasi yang ia dapatkan pada kampanye menyebabkan ia terpilih sebagai calon presiden tahun 1860 dari Partai Republik.

Setelah berjuang keras, kampanye memecah belah, Lincoln terpilih sebagai Presiden Republik pertama Amerika Serikat. Dukungan Lincoln datang sepenuhnya dari Utara dan Barat negara. Selatan sangat tidak setuju dengan posisi Lincoln pada perbudakan

Pemilihan Lincoln sebagai Presiden pada tahun 1861, memicu Selatan untuk memisahkan diri dari Utara. Sentimen kemerdekaan selatan telah berkembang selama bertahun-tahun, dan pemilihan presiden menentang perbudakan adalah usaha terakhir. Namun, Lincoln dengan tegas menentang pemisahkan diri Selatan, dan hal ini menyebabkan terjadinya perang sipil Amerika. Akibat perang saudara jauh lebih mengerikan dari pada yang diantisipasi orang sehingga Lincoln tampaknya kehilangan dukungan dari rakyat. Tapi, Abraham berhasil menjaga kebersatuan partai Republik, melumpuhkan perbedaan pendapat dengan mempromosikan berbagai faksi Republik ke dalam kabinet. Lincoln mengawasi banyak aspek militer perang dan mempromosikan Ulysses S Grant  untuk memerintah  pasukan utara.

Awalnya, perang tersebut hanya bertujuan untuk mencegah pemisahan dengan negara-negara selatan dan juga kelangsungan hidup Union, tetapi kemudian, perang itu juga dimanfaatkan oleh Lincoln untuk membuat isu tentang pentingnya mengakhiri perbudakan. Untuk Lincoln, perbudakan adalah fundamental yang salah. “Whenever I hear anyone arguing for slavery, I feel a strong impulse to see it tried on him personally.”"
Pada tanggal 1 Januari 1863, Lincoln mengeluarkan Proklamasi Emansipasi yang mendeklarasikan kebebasan budak dalam Konfederasi.

“… all persons held as slaves within any State or designated part of a State, the people whereof shall then be in rebellion against the United States, shall be then, thenceforward, and forever free; and the Executive Government of the United States, including the military and naval authority thereof, will recognize and maintain the freedom of such persons,…” (Emancipation Proclamation)

Akhirnya, setelah empat tahun gesekan, pasukan federal bisa memaksa pemberontakan selatan untuk menyerah. Lincoln telah menyelamatkan Union dan juga mengakhiri perbudakan.

Saat mendedikasikan upacara di Gettysburg pada 19 November 1863, Lincoln menyatakan:
“that we here highly resolve that these dead shall not have died in vain–that this nation, under God, shall have a new birth of freedom–and that government of the people, by the people, for the people, shall not perish from the earth.”


Sebagai buntut dari perang saudara, Lincoln berusaha untuk menyatukan kembali negara dengan menawarkan penyelesaian yang baik sekali ke selatan. Ketika ditanya bagaimana menghadapi negara-negara selatan, Lincoln menjawab. “Let ’em up easy.”

Lincoln ditentang oleh faksi radikal yang ingin aktivisme yang lebih besar di selatan untuk memastikan hak-hak sipil pembebasan budak.

Pada tanggal 31 Januari, 1865, Lincoln membantu Kongres RUU untuk melarang perbudakan. Perubahan Ketigabelas ke Amerika Konstitusi Amerika secara resmi ditandatangani menjadi undang-undang pada 6 Desember 1865

Pembunuhan

Lima hari setelah penyerahan Robert E. Lee dan Tentara Konfederasi, Lincoln dibunuh oleh John Wilkes Booth saat mengunjungi Teater Ford. Kematian Lincoln menjadi agenda berkabung negeri secara luas.
Lincoln dianggap sebagai salah satu presiden paling berpengaruh dan penting Amerika. Serta menyelamatkan Union dan meningkatkan nilai-nilai Republik, Lincoln dipandang sebagai soosk yang idelal untuk mewujudkan cita-cita kejujuran dan integritas.

Demikian biografi Abraham Lincoln, Presiden Amerika Yang Melawan perbudakan
Share:

Biografi Emma Watson, Hermione di Film Harry Potter

Biografi Emma Watson  - Emma Watson (15 April, 1990) adalah seorang aktris Inggris dan aktivis sosial. Dia menjadi terkenal lewat perannya sebagai Hermione di film seri Harry Potter. Dalam beberapa tahun terakhir, ia telah menjadi juru bicara hak-hak perempuan dan masalah sosial lainnya. Pada tahun 2014, ia diangkat sebagai UN Women Goodwill Ambassador dan membantu dalam meluncurkan UN Women campaign HeForShe  yang berkampanye untuk kesetaraan gender.

Dia belajar di Brown University (AS) dan Worcester College, Oxford University, lulus dengan gelar BA dalam sastra Inggris pada 2014.

Masa muda.
Emma Charlotte Duerre Watson lahir pada tanggal 15 April 1990, di pinggiran Paris, Maisons-Laffitte. Dia lahir dari keluarga pengacara Inggris Jacqueline Luesby dan Chris Watson. Lima tahun pertama hidupnya, gadis itu dihabiskan di Perancis (ibunya Jacqueline Luesby adalah Perancis), namun kemudian, pada tahun 1995, keluarganya pindah ke Oxfordshire, Inggris (tempat kelahiran ayahnya, Chris Watson). Pernikahan Chris dan Jacqueline tidak berlangsung lama. Emma tinggal dengan ibunya dan adik Alex, yang tiga tahun lebih muda dari dia.

Karir akting Emma mulai di Dragon School Oxford . Dia aktif berpartisipasi dalam drama sekolah. Pada usia sepuluh ia sudah tampil dalam peran seorang penyihir jahat di Arthur: Tahun Muda, peran-layang di The Swallow dan The Prince, Alice in Wonderland, dan juga peran perempuan terkemuka di The senang Prince. Ketika ia berusia enam tahun, ia mulai menghadiri sekolah teater paruh waktu Stagecoach Theatre Arts, dimana ia belajar akting, menari, dan menyanyi. Ketika Emma Watson berusia tujuh tahun, ia menang dalam kompetisi sekolah reciters, dan pada saat itu, dia sudah memiliki keyakinan yang kuat bahwa dia akan menjadi seorang aktris.

Emma rajin di sekolah. Dia menyukai sastra dan olahraga. Gadis itu bermain hoki sejak ia berusia empat tahun, sehingga di sekolah, ia bergabung dengan tim hoki. Selain itu, dia selalu terlibat dalam berbagai lomba atletik dan dayung. Menurut guru, dia sangat aktif dan ceria.

Selain itu, ia menghabiskan banyak waktu berlatih drama dan belajar keterampilan seorang aktris. Pada tahun 1999, Watson diundang untuk audisi untuk Harry Potter and the Philosopher’s Stone. Dia menghadiri delapan audisi, dan produser David Heyman terkesan dengan keyakinan dan kemampuan aktingnya.

JKRowling juga menyetujui dan ingin dia bermain sebagai Hermione dari audisi pertama. Hermione memiliki karakteristik yang cerdas, suka memerintah dan suara alasan. Bahkan dari usia dini, orang berkomentar Watson cukup blak-blakan, dan ketegasan yang alami tumbuh dengan karakter.

Film seri Harry Potter

Seri pertama film ini dirilis pada tahun 2001, mendapatkan pengakuan populer dan kritis. Akting Watson dari Hermione dipuji oleh para kritikus dan film kemudian menjadi film terlaris tertinggi tahun 2001.
Pada tahun 2002, Watson kembali  membintangi Harry Potter and the Chamber of Secrets.
Antara tahun 2001 hingga 2011, ia muncul di semua tujuh film Harry Potter dan menjadi bintang remaja internasional seiring dengan semakin populernya film itu. akting Watson juga dipuji semakin matang dan tajam, sebanding dengan akting rekan-rekannya yang lain (Daniel Radcliffe (Harry Potter) dan Rupert Grint (Ron).

Selama berakting di film Harry Potter, Watson menerima banyak penghargaan untuk aktingnya, seperti National Movie Award (2007), beberapa Otto awards  dan pada tahun 2010 dia dinobatkan sebagai bintang wanita Hollywood dengan bayaran tertinggi. (Penghasilan £ 19 juta pada tahun 2009)
Final dua buku Harry Potter and the Half-Blood Prince and Harry Potter and the Deathly Hallows difilmkan 2008-2010, dengan film terakhir dalam seri Harry Potter and the Deathly Hallows – Part 2  dirilis pada Juli 2011.

Itu adalah  salah satu film seri yang paling sukses dalam sejarah dan mengokohkan peran Watson sebagai aktor muda perempuan terkemuka.

Pasca Harry Potter
Watson berbakat akademis, mencapai delapan A * dan dua A di GCSE. Hasil ini dicapai meskipun pada saat bersamaan, dia juga sedang syuting untuk film Harry Potter. Ketika seri  Harry Potter berakhir, Watson menjadi tertarik untuk keluar dari perannya sebagai Hermione dan beralih ke epran baru.
Watson melanjutkan karir filmnya dengan peran baru dalam film seperti The Perks of Being a Wallflower  (2012) dan Bling Cincin (2013). Dia juga tampil dalam film komedi apokaliptik berjudul This is the End (2013). pada tahun 2017, dia juga berperan dalam film Beauty and The Beast.


Modelling
Pada tahun 2005, Watson memulai karir modeling, tampil di sampul depan Teen Vogue. Dia juga bekerja sebagai model untuk Burberry dan Lancome. Dia juga bertindak sebagai advise untuk People Tree.

Feminisme
Pada bulan Juli 2014, Watson diangkat sebgaai UN Women Goodwill Ambassador dan kemudian pada tahun selanjutnya beralamat di  New York. pidatonya adalah bagian dari UN Women Campaign HeForShe yang berusaha untuk mencoba dan melibatkan lebih banyak orang dalam kampanye persamaan hak antara pria dan wanita. Watson berusaha untuk menyegarkan konsep feminisme - untuk menjauh dari ide 'pria membenci', tetapi mencakup pria dalam proses kesetaraan yang lebih besar.

"Kami ingin mengakhiri ketidakadilan gender - dan untuk melakukan hal ini kita perlu semua orang untuk terlibat. Ini adalah kampanye pertama dari jenisnya di UN: kami ingin mencoba dan menggembleng banyak laki-laki dan anak laki-laki yang mungkin menjadi pendukung untuk perubahan ". - Emma Watson
Pidato itu mendapatkan pujian internasional. Namun, juga mendatangkan surat kenatian dan kebencian yang tidak bernama sehingga membuat  Watson takut, tetapi juga lebih bertekad untuk melanjutkan pekerjaannya.

Keyakinan Watson berasal dari pengalamannya sendiri selama tumbuh. Sejak saat ini, ia telah berpartisipasi dalam banyak peristiwa dan telah berusaha untuk mempromosikan hak-hak perempuan dan partisipasi politik perempuan. Nobel Laureate, Malala Yousafzai mengatakan pidato Watson sangat membantu baginya untuk melihat 'Feminisme' sebagai sesuatu yang bisa diidentifikasi, tanpa konotasi negatif.
Pada tahun 2016, Watson mulai klub buku feminis.


Demikianlah biografi Biografi Emma Watson, pemeran Hermione di Film Harry Potter

Share:

Biografi Bambang Pamungkas - Atlet Sepak Bola Nasional

Biografi atlet Indonesia kali ini akan mengupas tokoh atlet sepak bola nasional. Dia adalah Bambang Pamungkas, salah satu legenda sepak bola Indonesia. Menjadi pencetak gol terbanyak di beberapa liga, termasuk pada musim pertamanya di Liga Indonesia bersama Persija. Namanya semakin dikenal di kawasan Asia Tenggara ketika berhasil mencetak gol tunggal untuk Indonesia di Piala Tiger 2002, ketika melawan Malaysia.

Kehidupan Awal

Bambang Pamungkas adalah pesepakbola Indonesia yang lahir di Getas, Semarang, 10 Juni 1980. Bambang Pamungkas yang akrab disapa Bepe, merupakan anak keenam dari tujuh bersaudara pasangan H. Misranto dan Hj. Suriptinah.

Bambang menikah, istrinya bernama Tribuana Tungga Dewi, dengan dia ia memiliki tiga anak: Salsa Alicia, Jane Abel, Syaura Abana dan. Kedua bungsu berumur 7 tahun. Ia awalnya tidak punya pikiran untuk menjadi pesepakbola. Dia suka membaca dan memasak, dan memiliki ambisi untuk menjadi seorang guru atau koki setelah karier sepakbola nya selesai.

Agama Bambang Pamungkas adalah Islam.

Bambang mencurahkan sebagian waktu luangnya untuk kegiatan amal, mempromosikan Yayasan Bambang Pamungkas bahwa ia dibentuk untuk memberikan bantuan keuangan dan sumber daya untuk sekolah-sekolah di Indonesia. Dia juga terlibat dalam penggalangan dana bagi badan amal kanker anak-anak.



Pendidikan Bambang Pamungkas

Taman Kanak-kanak Bangun 1 Getas Kab. Semarang (1984-1986)      
SD Negeri Kauman Lor 3 Getas Kab. Semarang (1986-1992)    
SMP Negeri 1 Salatiga, *Kelas 1C  *Kelas 2C  *Kelas 3A (1993-1996)     
SMU Negeri 1 Salatiga, *Kelas 1C  *Kelas 2C *Kelas 3 IPS 2 (1997-1999)
Sekolah Tinggi  Ekonomi Indonesia Rawamangun (2 semester)



Karir Sepak Bola
Karier sepak bola juniornya dimulai di klub lokal SSB Hobby Sepakbola Getas tahun 1988.
Bepe kecil tergabung di beberapa klub lokal sejak ia berusia delapan tahun, seperti di SSB Getas (1988-1989), SSB Ungaran Serasi (1989-1993) dan Klub Diklat Salatiga (1996-1999). Saat masih bermain dalam tim remaja Jawa Tengah, ia pernah dinobatkan sebagai pemain terbaik Piala Haornas, sebuah kejuaraan tingkat remaja. Bambang juga pernah menjadi pencetak gol terbanyak untuk skuat Indonesia di Piala Asia U-19 Grup V, dengan 7 gol. Bepe beraksi di rumput hijau tingkat internasional pertama kali sebagai pemain timnas U-19 di turnamen Piala Asia. Ketika itu Bepe berhasil mengantongi gelar "Top Scorer" dengan mencetak tujuh gol selama turnamen berlangsung. Prestasi yang ditorehkannya tersebut memberinya modal untuk mencoba seleksi pemain Persija pada 1999 dan ia pun lolos.

Bambang menjaringkan 24 gol pada musim pertamanya di Liga Indonesia walaupun tim yang diwakilinya Persija Jakarta gagal ke babak akhir. Saat musim tersebut berakhir, Bambang bergabung dengan sebuah tim divisi 3 Belanda, EHC Norad. Namun masalah keluarga dan kegagalan dalam menyesuaikan diri dengan cuaca sejuk Eropa menyebabkan beberapa bulan setelah itu, EHC Norad meminjamkan Bambang kembali kepada Persija sebelum kedua-dua pihak mengakhiri kontrak atas persetujuan bersama.

Pada tahun 2005 Bambang menandatangani kontrak dengan Selangor FC. Pada tahun itu dia menjadi pencetak gol terbanyak Liga Malaysia dengan 22 gol. Pada Musim 2007 ia kembali memperkuat Persija Jakarta di Liga Indonesia.

Pada tahun 2010 ia hendak menjalani masa trial di Selandia Baru, klub Wellington Phoenix FC. tetapi gagal untuk mengamankan kontrak.


Pada 9 Desember 2013, ia menandatangani kontrak berdurasi satu tahun dengan Pelita Bandung Raya. Dia mencetak 2 gol debut bagi klubnya saat melawan Persija dan pertandingan berakhir dengan hasil imbang


Karir Internasional
Bepe kembali membela timnas di pertandingan persahabatan melawan Lituania. Pria yang memiliki hobi memasak dan kuliner ini mampu mencetak gol di pertandingan tersebut, sehingga pertandingan berakhir dengan hasil seri, 2-2. Melihat kemampuan yang dimiliki bapak dari tiga anak ini, klub-klub Eropa seperti Roda JC Kerkrade Belanda, FC Koeln Jerman dan Borussia Moncengladbach Jerman, tertarik menawarinya masa percobaan.

Namun akhirnya, pilihan Bepe jatuh pada klub divisi tiga Belanda, EHC Norad. Bepe tak memperpanjang masa kontraknya di negara kincir angin tersebut karena gagal beradaptasi dengan cuaca. Pria yang ketika kecil mengidolakan Maradona ini pulang ke Indonesia setelah membela EHC Norad selama empat bulan.

Bepe, yang gemar mendengarkan musik R&B sebelum bertanding, kembali mengenakan seragam Persija pada 2000-2004. Musim baru di awal 2005, Bepe memutuskan untuk merumput di negeri tetangga, Malaysia, dengan membela klub Selangor FC. Di sana, Bepe sukses menyarangkan gol di pertandingan pertama ia diturunkan, yaitu partai Selangor FC melawan Malaka FC. Ia pun berhasil membawa Selangor FC memenangkan Piala FA Malaysia, Piala Malaysia dan Liga Utama Malaysia. Selama karirnya di negeri jiran itu, Bepe sukses menyarangkan 63 gol di seluruh kompetisi resmi.


Kembali Berkarir di Klub Nasional

Kecintaannya pada Persija, membuat Bepe mengakhiri dua tahun karir emasnya di Malaysia dan kembali ke Indonesia. Ia kemudian mengenakan seragam Persija bernomor punggung 20 kebanggaannya dan membela klub itu lagi hingga saat ini.

Berbagai prestasi telah sukses ia torehkan, baik di Liga Indonesia, Indonesia Super League, hingga kompetisi internasional seperti Piala Suzuki AFF 2010 dan Kualifikasi Pra-Piala Dunia 2014. Bepe bahkan dinobatkan sebagai pemegang rekor penampilan terbanyak dan top skorer Indonesia dengan 77 penampilan dan 36 gol versi FIFA kategori A.

Bambang mencurahkan sebagian waktu luangnya untuk kegiatan amal, mempromosikan Yayasan Bambang Pamungkas bahwa ia dibentuk untuk memberikan bantuan keuangan dan sumber daya untuk sekolah-sekolah di Indonesia. Dia juga terlibat dalam penggalangan dana bagi badan amal kanker anak-anak.

Bepe juga dikenal sebagai pemain yang sangat nasionalisme. Contohnya pada saat Gejolak yang mendera persepakbolaan Indonesia tak lantas membuat semangat Bepe untuk membela timnas surut. Larangan dari pihak Persija agar Bepe tidak membela Timnas Indonesia pada perhelatan piala aff 2012 dihiraukanya, Bepe lebih memilih untuk membela Timnas Garuda daripada bermain dalam kompetisi ISL. Dampaknya pun Bepe diberi sanksi oleh pihak Persija sehingga memicu keretakan kedua belah pihak.

Saat ini Bambang menjadi pemegang rekor penampilan terbanyak (caps) dan Top Skorer untuk Indonesia dengan 77 penampilan dan 36 gol sesuai dengan pertandingan katagori A FIFA. Tetapi jika mengikutkan pertandingan Non-FIFA (termasuk melawan Klub dan Tim Nasional U-23) maka penampilan Bambang adalah 88 dengan 42 gol.

Pada tanggal 1 April 2013, Bambang Pamungkas menyatakan pensiun dari Timnas Indonesia.

Prestasi

Prestasi Individu      Haornas Cup Most Valuable Player (1996)
                                Top Skor Liga Indonesia (1999)
                                Pemain Terbaik Liga Indonesia ( 2001)
                                Top Skor Piala Tiger  2002
                                Top Skor Liga Malaysia (2005)                     
                                Player of the year Malaysia Cup (2005)
                               Top Skor FA Cup Malaysia (2005)
                               Pemain Terbaik Copa Indonesia (2007)
.

Prestasi Timnas          : - Juara Piala Kemerdekaan (  2000 & 2008)

Demikian biografi Bambang Pamungkas, yang setelah pensiun kini mengelola situs olahraga sendiri. Ada pula yang mengatakan bahwa dia menjadi wartawan setelah pensiun. Dia juga sudah menerbitkan bukunya sendiri yang berjudul BEPE20 Ketika Jemariku Menari.
Share:
Powered by Blogger.

Recent Post

Theme Support